Ilham Habibie Aliansi Kebangsaan

Ilham Habibie di tengah kesibukannya sempat menghadiri acara diskusi yang diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan yang dipimpin oleh Pontjo Sutowo. Dalam diskusi kali ini mengangkat tema soal ‘Kepemimpinan dan Teknologi’ di Residence Sultan.

Kegiatan tersebut diisi oleh para tokoh intelektual, diantaranya Ilham A. Habibie yang merupakan putra pertama BJ Habibie, Dr. Saafroedin Bahar, dan Ahmad Zacky Siradj.

Ilham Habibie Aliansi Kebangsaan

Pontjo Sutowo selaku moderator menjelaskan bahwa pemimpin yang terbuka pada teknologi mempunyai pengaruh besar pada peningkatan dan penguasaan sumber daya secara efektif dan efisien.

“Sejarah dunia membuktikan bahwa kemajuan suatu bangsa dan negara banyak dipengaruhi dan bahkan ditentukan oleh keterbukaan para pemimpinnya terhadap kemajuan teknologi” kata Pontjo Sutowo saat membuka acara diskusi Aliansi Kebangsaan.

Ilham A. Habibie di tempat yang sama memberikan masukan banyak hal tentang ‘Teknologi dan Kepemimpinan’ tersebut.

Putra pertama BJ Habibie itu menjelaskan, semua negara di masa mendatang harus berinovasi untuk menjadi negara yang maju. Dalam hal ini, Ilham menambahkan, teknologi memiliki peranan yang sangat krusial dalam persaingan global saat ini.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, kedepannya, negara memerlukan pemimpin yang inovatif, paham dalam mengunakan teknologi, untuk mendukung budaya keterbukaan dalam mencari solusi untuk tantangan global.

Selanjutnya diskusi disambung oleh Dr. Saafroedin Bahar berbicara mengenai ‘Teknologi sebagai senjata dalam melawan kuasa Kaum Elit’. Saafroedin dalam diskusinya mengaku, sudah lama mendalami teori ‘Kaum Elit’.

Menurut Saafroedin, teori kaum elit telah berkembang di Italia sejak abad Ke-19. Istilah kaum elit, kata Saafroedin menjelaskan, disini di definisikan menjadi sekelempok kecil orang yang mempunyai pengaruh dan wewenang terhadap sebagian besar orang banyak melalui ideologi, organisasi, dan penguasaan sumber daya.

Bagi Saafroedin, kemajuan teknologi mempunyai pengaruh besar pada saat kaum elit merencanakan, menggerakkan, serta mengendalikan organisasi dan penguasaan sumber daya.

(dari 86news)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *